Konsultasi Keluarga

Konsultasi Hukum

Inilah.com - nasional: ICW: Parpol Masih Tergantung Cukong

Minggu, 29 Januari 2012

Inilah.com - nasional
Inovasi portal Berita // via fulltextrssfeed.com
ICW: Parpol Masih Tergantung Cukong
Jan 29th 2012, 08:43

INILAH.COM, Jakarta - Dana partai politik (parpol) yang digunakan untuk mobilisasis kepentingan pemilihan umum (pemilu) dinilai nyaris tidak bersumber dari dana yang halal.

Indonesia Corruption Watch (ICW) mengatakan dana partai politik umumnya bersumber dari hasil korupsi dan hibah konglomerat. "Partai masih bergantung pada cukong dan orang yang sangat kaya," kata Danang, Jakarta, Minggu (29/1/2012).

Pos-pos praktik korupsi di instansi pemerintah diprediksi ICW paling besar terjadi tiga kementerian. Diantaranya, Kementerian Koprasi dan Usaha Kecil Menengah, dan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Danang mengatakan pos korupsi terbesar lainnya terjadi juga di daerah pada alokasi dana bantuan sosial. "Kalau mau korupsi ya terkait dengan keuangan daerah dan sosial kemasyarakatan. Dana bantuan sosial juga selalu digunakan sebagai dana korupsi," katanya.

Modus yang digunakan masih menggunakan cara-cara konvensional yakni menggelapkan anggaran, membuat perjalanan fiktif, dan proyek fiktif.

"Saya kira jelas kebutuhan 2014 sangat penting, tidak peduli bagaimana caranya supaya mereka mempunyai uang," kata Danang. [bar]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !

Belum ada komentar untuk berita ini.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.
If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

0 komentar:

 
 

Laporan Utama

Suluh

Garam Bisnis

Kawula Muda

Laporan Khusus

Bincang-Bincang

Manajemen

Senggang

Khotbah Populer

Mata Hati

Profil

Jejak

Daily News

Gereja dan Masyarakat

Leadership

Kredo

 
 
Copyright © 2004-2010 REFORMATA. All rights reserved .
Visit: 1.846.635 Hit: 2.632.797 Since: 14.11.05 | 1.2278 sec | TOP